21 September 2020 09:30:04
Ditulis oleh admin

KADES PERJUANGKAN WARGA PONGPONGAN YANG DIPECAT SEPIHAK OLEH PT United Tractors Semen Gresik (UTSG)

http://www.pongpongan-merakurak.desa.id/first/ Tindakan tak manusiawi diduga dilakukan oleh salah satu anak usaha Semen Indonesia, PT. United Tractors Semen Gresik Tuban. Ditengah pandemi Covid-19, perusahaan pertambangan ini justru berencana memecat Darno (50th), karyawannya yang tidak masuk kerja karena isolasi Mandiri sehabis opname dari rumah sakit.

Tidak terima atas tindakan itu, sekelompok masyarakat Desa Pongpongan menggeruduk Kantor UTSG, 15/09/2020. Puluhan warga yang mengatasnamakan Barisan Warga Koro Bersatu (BARWATU) itu mendapat Pendampingan langsung dari Kepala Desa, Perangkat dan BPD.

Dalam aksinya, pendemo meminta pihak UTSG untuk kembali memperkerjakan Darno, Karena pemecatan tersebut dinilai cacat hukum dan mengabaikan sisi kemanusiaan. 

"Pemerintah saja menggelontorkan triliunan rupiah untuk menanggulangi dampak covid-19, lha ini anak usaha BUMN kok malah mau memecat pekerjanya yang terdampak covid-19. Parah sekali" teriak Rokim, Korlap Demo.

Disisi lain, Bisyri Mustofa, ketua Gugus Covid Desa Pongpongan yang turut hadir dalam demonstrasi tersebut menegaskan bahwa isolasi mandiri Darno telah sepengetahuan Satgas Covid-19 desa.

"Pekerja yang bersangkutan memang kita sarankan isolasi mandiri karena habis opname di RSUD. Jadi pemecatan tersebut sangat tidak beralasan" Ujar Topa.

Selain itu, Kepala Desa Pongpongan juga menilai pemecatan yang dihadapi Darno warga Desa Pongpongan ini terkesan dipaksakan, selain mengesampingkan pendekatan lingkungan PT UTSG juga tidak menawarkan opsi opsi lain seperti cuti besar (cuti 3 bulan) yang bisa digukan sauadara Darno saat melakukan isolasi mandiri.

"Kalo UTSG mau hidup rukun berdampingan dengan masyarakat, tentu ia tidak akan memaksan diri. Mengingat kontribusi Desa Pongpongan untuk mendukung keberlangsungan tambang semen ini sudah sangat besar. 40 persen wilayah Desa Pongpongan ini menjadi area tambang semen. Jadi UTSG harus mempertimbangkan aspek sosial itu" tandas Luqman.



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 3 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus