14 Januari 2020 20:59:31
Ditulis oleh admin

Dua OMS Pongpongan tak realisasikan bantuan, KPR dinilai gagal dampingi CSR SG

http://www.pongpongan-merakurak.desa.id/first/ Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Indonesia – Pabrik Tuban pada tahun anggaran 2019 ini sudah tutup buku. Monitoring terakhir dilupakan di Desa Pongpongan (13-01-2020).

Program Pemberdayaan Masyarakat ini dimulai pada tanggal 20 Maret 2019 – 28 Maret 2020. Merupakan program kelanjutan P2M-SG tahun tahun lalu.

PT Semen Indonesia sudah beberapa kali menganti motede pendistribusian dana SCR ke masyarakat, mulai dengan pemberian secara langsung dari PT SI ke masyarakat, pendampingan oleh IRE, hingga saat ini pendampingan oleh KPR (Koalisi Perempuan Ronggolawe).

program CSR PT SI Pabrik Tuban dilaksanakan atas dasar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003, PERDA Nomor 3 tahun 2015 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Keputusan Bupati Tuban Tanggal 25 Agustus 2017 Nomor 050/4585/414.201/2017 perihal Partisipasi pembangunan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan/corporate social responsibility (TSP/CSR) dalam bentuk kegiatan pemberdayaan dengan model pemberdayaan yang berorentasi pada partisipasi masyarakat.

Menurut Abdul Rohim, PT SI sudah mulai peduli terhadap tangung jawab sosial. Tetapi yang perlu menjadi evaluasi adalah pendampingannya.

"Seharusnya pendamping diambilkan dari warga sekitar, jangan orang pesisir diminta mendampingi orang gunungan. Kulturnya berbeda. Apalagi orang kota ditunjuk jadi pendamping orang Desa, tidak cocok". Kata Rohim yang juga Presiden BEM Unang.

Kabar tentang gagalnya dua OMS yang ada di Desa Pongpongan ditanggapi berbeda oleh Nurul Huda, anggota karang taruna. Menurutnya kegagalan OMS ada banyak sebab, salah satunya karena tim pendamping tidak serius dalam mendampingi OMS.

"Seharusnya KPR (Koalisi Perempuan Ronggolawe) lebih serius dalam menjalankan program pendampingan, ada OMS macet tanya kendalanya apa, kasih solusi, bukan malah kendala OMS dijadikan temuan" tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Pongpongan Luqmanul Hakim menilai program CSR PT SI sudah bagus tetapi dua OMS yang ada di Desanya tidak realisasikan program 100% ini menjadi preseden buruk bagi pendamping.

"CSR sudah sangat baik, cuma KPR ini yang bermasalah. bilang progres FNKE baru 25%, sore saya cek di lokasi sudah lengkap disana, puyuh ada. bermasalah ini". Tutup Kades./RUST



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus