17 September 2019 11:22:38
Ditulis oleh Admin

Tim penyusun RPJMDesa terbentuk, Kades targetkan sebulan rampung

Matahari mulai meninggi seujung tombak, tamu undangan satu persatu mulai berdatangan. Miftahul Rozaq anggota BPD datang pertama, sambil menunggu acara dimulai tak henti-hentinya dia mengirimkan kabar dan gambar ke grup Whatsapp Desa bahwa Balai Desa sudah rame pertanda rapat akan segera dimulai.

Sosialisasi RPJM Desa (Rencana PembangunanJangka Menengah Desa) bertujuan untuk pembangunan Desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa disusun oleh tim yang dibentuk Kepala Desa. Tim penyusun RPJM Desa yang dibentuk Kepala Desa bertugas melakukan penyelarasan arah kebijakan pembangunan Kabupaten/Kota dengan visi dan misi Kepala Desa, pengkajian keadaan Desa dan penyusunan rencana pembangunan Desa melalui musyawarah Desa.

Dalam Musyawarah Desa Pongpongan dibentuk Tim Penyusun RPJM Desa Sebagai berikut;
1. Kepala Desa Pongpongan, Luqmanul hakim selaku pembina.
2. Sekretaris Desa, Dewi Hardiyantus Sholihah selaku ketua.
3. Ketua Lembaga pemberdayaan masyarakat, Bisyri Mustofa selaku sekretaris.
4. Ditambah 3 anggota dari Unsur Perangkat Desa, Rustamuri, Rumiyati dan Tabah Ali S.
5. Perwakilan Rukun Tetangga, M. Mudi.
6. Tokoh Agama, Samian.
7. Kader Pemberdayaan Masyarakat, Suyangi.
8. Oraganisasi Masyarakat Setempat ( Kelompok Tani), Rabu Wihadi.
9. Perwakilan Perempuan, Yanti.
Jumlah Tim 11 orang.

Kepala Desa Pongpongan Luqmanul Hakim meminta kepada Tim penyusun menyelesaikan RPJM Desa Dalam satu bulan, selain itu Tim juga diminta bekerja ekstra, karena penjaringan akan dilakukan dari tingkatan RW.

"Perencanaan pembangunan ini akan kita gunakan konsep Bottom Up, dari bawah keatas. Kita harus melibatkan semua pihak, ya minimal di tiap RW harus ada rapat penjaringan aspirasi" tutupnya.



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus